Senin, 20 Juni 2011

Jalan Jalan diKota Balikpapan


setelah rombongan lengkap..
maka sang ketua rombongan mengabsen, dan memulai perjalanan ini
dengan berdoa bersama, guna mengharapkan kelancaran dan keselamatan
selama perjalanan pergi maupun kembali pulang...

selama perjalanan...
pastinya ada saja kehebohan yg terjadi dalam bis..
mulai dari ada yg bernyanyi, maupun ada yg fokus menahan rasa mual yang sudah sampai ke leher..hahahaha
selain itu ada pula yg sudah terlelap tidur...


diperankan oleh model...hhahaha

Jadi didalam perjalanan tempat pertama yg kami singgahi adalah apa ya?
yang pastinya ada beruang madunya..


setelah lama berputar, jalan kaki melihat beruang madu + poto sana sini..
perjalanan di lanjutkan ke mall BC.. klo g salah yaaa.. hahah *kepokk
setelah melihat2 ajaaa,maklum...hha
perjalanan menuju ke tempat yg menjadi puncak segalanya,, yaitu tak lain tak bukan..
jeng..jeng.... "Pantai Manggar"

eaaa... eaaa
yaaa,, walaupun diantara kita sudah rekreasi kesana mulai dari TK *kesahnya*
tapi kan orangnya kan beda-bedaaa... heee
saat tiba di pantai,, tetap aja kayak orang yg baru turun dari gunung...udik liat pantai..hha
poto sana, poto sini.. main bola pantai, nyeburrr bekunyung...hha
 
Main Banana boat
ada juga yg main banana boat termasuk saya..hha

main bola pantai
cukup sampai disini cerita.a..thx


Jalan Jalan diKota Balikpapan ( Pantai Klandasan )

PANTAI KLANDASAN.
Tempat ini OKE banget buat ngilangin stress, letaknya ditengah kota Balikpapan berdekatan dengan Pasar Tradisional, Pusat Perdagangan dan banyak cafe-cafe dengan harga cukup tinggi, sedang dan harga miring.
Bagi yang suka view laut dengan ombak OK banget, tapi kalo kesehatan nya agak gak kuat kalau malam ya siapin mantel atau baju hangat n tebal karena udara laut akan terasa di tulang.


Ini Pulau letaknya antara pusat Kota Balikpapan ke arah Pelabuhan Laut Semayang - Balikpapan, kalau ada idea mau menyendiri ditengah pulau bisa digunakan kali ya pulau itu. cuma 5 menit aja kok pakai alat dayung atau berenang 10 menit. Sampai disana jangan lupa teriak yang keras ya...

Jalan Jalan diKota Baru

Pantai Senakin adalah pantai yang biasa ramai di hari raya lebaran, karena memang panorama disana tak usah diragukan keindahannya. Dengan hamparan pasir yang luas, landai dan basah yang diselingi aliran kecil air menuju lautan, pantai itu nyaman dijamah dengan kaki telanjang. Coba tengok foto-foto di bawah ini, bayangkan Anda yang ada disana, dan niatkan bahwa suatu hari Anda akan benar-benar disana.


Stream


Single spirit


Mungkinkah padang mahsyar seindah ini?


Dua pria berkaos hitam di belakang adalah Jacob Black dan Edward Cullen versi Sebuli


Beach wood

Masyarakat Desa Sebuli gemar mengonsumsi ikan. Makhluk air itu adalah aktor utama supplier protein hewani bagi warga. Untuk mendukung kemandirian pangan, desa memiliki sebuah tambak ikan yang dikelola bersama. Tambak dengan kedalaman 20 meter itu adalah eks-kawah tambang. Suasana asri di sekitar tambak menjadi daya tarik tersendiri, sehingga selain produsen ikan, tambak itu bisa menjadi arena pelepasan endorfin yang nyaman.







Kai inilah orang yang berjasa menjaga tambak. Kai Tambak ini juga-dengan keberanian yang gigantik-menyatakan tertarik kepada salah satu wanita di kelompok kami

Kabupaten Kotabaru memang unik. Jika lazimnya pulau utama dijadikan pusat ekonomi dan pemerintahan, maka lain halnya dengan kabupaten ini. Ibu kota kabupaten ada di sebuah pulau di tenggara Borneo, Pulau Laut namanya. Pulau itu tak kalah potensial pesona alamiahnya. Coba kunjungi daerah sekitar siring laut yang selalu sibuk dengan aktivitas pelayaran. Monumen ikan pedang di Siring Laut adalah ciri khas lain pulau ini. Atau coba sambangi pantai gedambaan. Dengan merogoh beberapa lembar ribuan rupiah, Anda sudah bisa menikmati pesona pantai yang langsung berhadapan dengan bukit. Selain tiket, untuk memasuki area pantai itu Anda juga dianjurkan untuk membawa kamera, karena Gedambaan memang terlalu indah untuk dilewatkan rekaman lensa kamera.


Komposisi penduduk di Pulau Laut lebih heterogen. Etnik Cina terlihat cukup banyak disini. Dalam figur diatas, kami berdiri di hadapan klenteng




Siring Laut, monumen kebanggaan Kotabaru














Well, segitu dulu ceritanya